[unable to retrieve full-text content]
Wudhu di Tempat Ini, Justru Buat Hidup Susah, Berikut Penjelasan Buya Yahya - bengkuluekspress.disway.id Bengkulu Ekspressfrom "buat" - Google Berita https://ift.tt/jCemFZx
via IFTTT
[unable to retrieve full-text content]
Wudhu di Tempat Ini, Justru Buat Hidup Susah, Berikut Penjelasan Buya Yahya - bengkuluekspress.disway.id Bengkulu EkspressJAKARTA, KOMPAS.com - Persoalan hukum yang menyeret Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsdya Henri Alfiandi pun sampai ke telinga Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Polemik itu bermula setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 25 Juli 2023 lalu.
Saat itu penyidik KPK yang sudah mengawasi menangkap Koordinator Administrasi (Koorsmin) Kabasarnas RI Letkol Adm Afri Budi Cahyanto dan sejumlah pihak swasta.
Menurut laporan, penyidik KPK menemukan uang lebih dari Rp 900 juta diduga sebagai suap di bagasi mobil Afri.
Baca juga: Tersangka Penyuap Kepala Basarnas Datangi KPK Didampingi Pengacara
Setelah itu orang-orang yang ditangkap dalam OTT digelandang ke kantor KPK.
KPK juga sempat mereka mengundang penyidik Puspom TNI dalam gelar perkara (ekspos) usai OTT.
Dalam ekspos itu disepakati terdapat bukti yang cukup atas dugaan suap dan penanganan terhadap Henri dan Afri diserahkan kepada Puspom TNI.
Henri dan Afri diduga menerima suap sampai Rp 88,3 miliar dari sejumlah proyek pengadaan di Basarnas.
Baca juga: Soal Polemik Kasus Dugaan Suap di Basarnas, Jokowi: Masalah Koordinasi
KOMPAS.COM/IDON Kepala Basarnas RI Marsdya TNI Henri Alfiandi saat diwawancarai wartawan di Kantor Basarnas Pekanbaru, Selasa (9/8/2022).Akan tetapi, Puspom TNI menyatakan KPK melampaui prosedur karena Henri dan Afri adalah perwira aktif, dan yang bisa menetapkan status hukum keduanya adalah penyidik polisi militer.
KPK lantas meminta maaf dan mengaku khilaf dengan menyatakan Henri dan Afri sebagai tersangka dan menyerahkan penanganan keduanya kepada Puspom TNI.
Saat ini KPK menetapkan 3 pihak swasta sebagai tersangka dalam kasus itu. Mereka adalah Komisaris Utama PT Multi Grafika Cipta Sejati Mulsunadi Gunawan, Direktur Utama PT Intertekno Grafika Sejati Marilya; dan Direktur Utama PT Kindah Abadi Utama Roni Aidil.
Sikap TNI yang meminta supaya perkara dugaan suap Henri dan Afri ditangani Puspom menimbulkan polemik.
Baca juga: Panglima TNI: Kasus di Basarnas Perlu Jadi Evaluasi agar ke Depan Tak Terjadi Lagi
Sebab, TNI tetap mengacu kepada Undang-Undang Nomor 31 tahun 1997 tentang Peradilan Militer. Maka dari itu mereka menyatakan pengusutan dugaan suap Henri dan Afri ada di tangan penyidik Puspom TNI dan yang berhak mengadili adalah Pengadilan Militer.
Presiden Jokowi lantas ikut menyampaikan pendapat terkait polemik yang menyangkut Henri dan Afri.
Menurut Jokowi, dalam persoalan itu harus ada koordinasi antarlembaga yang menjalankan tugasnya sesuai wewenang yang dimiliki.
"Menurut saya, masalah koordinasi ya, masalah koordinasi yang harus dilakukan semua instansi sesuai dengan kewenangan masing-masing menurut aturan," kata Jokowi seusai meresmikan sodetan Sungai Ciliwung-Kanal Banjir Timur di Jakarta Timur, Senin (31/7/2023).
Jokowi berpandangan, polemik tidak akan muncul jika ada koordinasi di antara dua lembaga tersebut.
Baca juga: Kasus Dugaan Suap di Basarnas Dinilai Bisa Coreng Kepercayaan Publik pada TNI
"Sudah, kalau itu dilakukan (koordinasi), rampung," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Jokowi juga berjanji akan mengevaluasi penempatan perwira tinggi di lembaga sipil buntut kasus di Basarnas tersebut. Jokowi mengatakan, evalusi secara menyeluruh akan dilakukan agar tidak ada lagi praktik penyelewengan dan korupsi di lembaga-lembaga strategis.
"Semuanya akan dievaluasi, tidak hanya masalah itu (penempatan perwira tinggi TNI di lembaga sipil)," kata mantan Wali Kota Solo tersebut.
Jokowi mengatakan, evalusi secara menyeluruh akan dilakukan agar tidak ada lagi praktik penyelewengan dan korupsi di lembaga-lembaga strategis.
"Semuanya (akan dievaluasi), karena kita tidak mau lagi di tempat-tempat yang sangat penting terjadi penyelewengan, terjadi korupsi," kata mantan Wali Kota Solo itu.
Baca juga: YLBHI Anggap Ada Pembelokan Hukum, Usai Kasus Kabasarnas Dilimpahkan KPK ke Puspom TNI
Di sisi lain, Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Marsekal Muda R. Agung Handoko berjanji kasus dugaan suap yang menjerat Henri akan diusut secara transparan.
Puspom TNI menilai penetapan tersangka tersebut tidak sesuai prosedur. Pihak TNI kemudian menyatakan akan menggelar penyidikan terbuka kasus dugaan suap di lingkungan Basarnas tersebut.
“Yang perlu rekan-rekan semua catat dalam proses penyelesaian untuk prajurit TNI yang terlibat dalam permasalahan ini, kita tim penyidik, aparat penegak hukum di lingkungan TNI akan melaksanakannya dan transparan,” kata Agung dalam konferensi pers di KPK, Jakarta, Jumat (28/7/2023).
Agung bahkan meminta masyarakat turut mengawal proses hukum kasus dugaan suap yang dibongkar KPK melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (25/7/2023).
Baca juga: Kasus Kabasarnas, TNI di Instansi Sipil Sebaiknya Nonaktif dari Militer
Menurutnya, kasus ini akan diselesaikan dan tidak akan ada celah atau impunitas bagi prajurit TNI yang diduga melakukan tindak pidana korupsi.
Agung juga menyebut bahwa penanganan perkara Henri Alfiandi dan satu bawahannya itu telah dibicarakan dengan KPK dalam audiensi di gedung Merah Putih.
“Jadi, itu hasil pertemuan kita. Upaya dalam penyelesaian ini tidak ada celah lagi,” ujar Agung.
Menurut Agung, KPK dan Puspom TNI telah bersepakat memberantas korupsi bersama-sama. Ia meminta TNI dan KPK tidak dipandang bergesekan dan membuat celah-celah yang bisa dimanfaatkan para pelaku korupsi.
Baca juga: DPR Diminta Panggil KPK dan TNI soal Kisruh Penanganan Kasus Suap Kabasarnas
“Kita semua sepakat, saya kira bahwa perlu memberantas korupsi,” kata Agung.
(Penulis : Syakirun Ni'am, Ardito Ramadhan | Editor : Novianti Setuningsih)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.[unable to retrieve full-text content]
Wudhu di Tempat Ini, Justru Buat Hidup Susah, Berikut Penjelasan Buya Yahya - bengkuluekspress.disway.id Bengkulu Ekspress/data/photo/2023/07/28/64c37d2826616.jpg)
JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa bernama Sultan Rif'at Alfatih (20) terjerat kabel fiber optik yang melintang di tengah Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Januari 2023.
Ayah Sultan bernama Fatih kemudian melaporkan peristiwa itu beberapa hari setelah kejadian.
"H+2 kecelakaan, saya pergi ke kantor polisi dengan dua tujuan," kata Fatih saat dihubungi, Jumat (28/7/2023).
"Pertama, melaporkan insiden kecelakaan untuk kebutuhan pengurusan BPJS di rumah sakit. Kedua, melaporkan pemilik kabel karena menimbulkan kecelakaan," lanjutnya.
Namun, laporan itu ditolak polisi karena Fatih tidak mengetahui identitas pemilik kabel yang hendak dilaporkan.
Baca juga: Saat Heru Budi Geram Dengan Kabel Optik Melintang di Jalan, Padahal Sudah Makan Korban
Setelah kondisi Sultan membaik empat bulan kemudian, Fatih mencari tahu sendiri pemilik kabel yang mencelakakan anaknya.
Fatih pergi ke kantor kelurahan, kecamatan, dan kantor wali kota untuk mengetahui perusahaan yang membiarkan kabelnya melintang di tengah jalan raya.
"Alhamdulillah setelah meminta data dan informasi berdasarkan foto di lokasi, ketemu sebuah perusahaan yang diduga adalah pemilik kabel fiber optik, perusahaan itu berinisial PT BT," ungkap dia.
Setelah mengetahui identitas perusahaan, Fatih lantas menyambangi PT BT untuk meminta pertanggungjawaban.
Beberapa waktu berselang, perusahaan yang diduga pemilik kabel fiber optik datang menjenguk Sultan di bilangan Bintaro, Tangerang Selatan.
Baca juga: Kabel Optik di Jatinegara Kebakaran, Api Sempat Merambat ke Pohon
"Mereka minta maaf dan janji untuk bertanggung jawab atas kejadian ini. Akhirnya saya tidak keberatan bila diselesaikan secara kekeluargaan," tutur Fatih.
Sayangnya, perusahaan tersebut tak kunjung menepati janjinya untuk bertanggung jawab.
Fatih mengaku, sampai saat ini tidak ada pertanggungjawaban dari PT BT. Karena itu, Fatih kini akan melapor ke Polda Metro Jaya dalam waktu dekat.
"Saya kejar-kejar mereka, tapi mereka malah pakai pengacara," kata Fatih.
"Jadi saat ini saya bertekad akan melaporkan mereka ke pihak berwajib, karena menurut saya ini sudah termasuk unsur pidana," lanjut dia.
Peristiwa yang menimpa Sultan terjadi di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan pada 5 Januari 2023.
Saat itu, Sultan diketahui tengah menghabiskan waktu libur semesternya dengan kembali ke kediamannya di Bintaro.
"Kronologinya pada 5 Januari 2023, anak saya pamitan mau main sama teman semasa SMA-nya sekitar pukul 22.00 WIB," kata Fatih.
Dari kediamannya di bilangan Bintaro, Sultan bersama beberapa teman SMA-nya mengemudikan kendaraan roda dua ke arah Jalan TB Simatupang, lalu belok kiri ke Jalan Pangeran Antasari.
Setelah Sultan menyusuri Jalan Pangeran Antasari sejauh satu kilometer, tiba-tiba ada mobil SUV yang berhenti di depan motor korban.
Baca juga: Keluarga Pernah Lapor Polisi Usai Anaknya Celaka akibat Kabel Melintang di Jaksel, tapi Ditolak
Mobil itu berhenti karena ada kabel fiber optik yang melintang di tengah jalan.
Sopir SUV yang bergerak perlahan untuk melewati kabel menjuntai diduga salah perhitungan.
Sopir disinyalir tak menyadari kabel tersebut menyangkut di bagian atap mobil.
"Karena kabel fiber optik terbuat dari serat baja, kabelnya jadi tidak putus saat tertarik beberapa meter. Kabel justru berbalik ke arah belakang dan menjepret leher anak saya," ungkap Fatih.
"Seketika itu juga anak saya langsung terjatuh akibat jeratan kabel," sambung dia.
Pasca-kecelakaan, dokter memvonis bahwa tenggorokan atau tulang muda di tenggorokan Sultan terputus dan berantakan.
"Jadi, dia bernapas menggunakan alat bantu melalui tenggorokan yang di bagian bawah," kata Fatih.
Tidak hanya bernapas, Sultan juga tidak bisa makan-minum menggunakan mulut layaknya orang normal.
Sultan harus memakai selang khusus untuk memperoleh asupan nutrisi sehari-hari.
"Makan minumnya sampai sekarang cuma disuntikkan dari selang. Jadi hanya makanan cair saja yang bisa masuk, susu dan air putih biasanya," tutur Fatih.
Karena hanya cairan yang bisa masuk ke tubuh Sultan, kondisi fisiknya kian memprihatinkan. Tubuhnya semakin kurus karena hanya susu dan air putih yang bisa masuk ke tubuhnya.
"Saat ini berat badan anak saya cuma 46 kilogram, padahal awal berat badan dia 69 kilogram," ucap Fatih.
(Penulis: Dzaky Nurcahyo | Editor: Jessi Carina, Nursita Sari)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Setelah dirangkai dengan benar, proses selanjutnya adalah pengecatan boneka menggunakan bahan cat dan kuas khusus. Kemudian, dalam mengecat disesuaikan dengan warna asli pakaian adat yang disematkan di tubuh boneka. Beberapa pakaian adat yang dibuat seperti Melayu, Mandailing, Batak Toba, dan sebagainya.

Twibbonize.com
Berikut link twibbon HUT RI ke-78 dan cara buat, lengkap desain logo resmi HUT RI 78 pada 17 Agustus 2023.
BERITATERKAIT
/data/photo/2023/07/28/64c37d2826616.jpg)
JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa bernama Sultan Rif'at Alfatih (20) terjerat kabel fiber optik yang melintang di tengah Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Januari 2023.
Ayah Sultan bernama Fatih kemudian melaporkan peristiwa itu beberapa hari setelah kejadian.
"H+2 kecelakaan, saya pergi ke kantor polisi dengan dua tujuan," kata Fatih saat dihubungi, Jumat (28/7/2023).
"Pertama, melaporkan insiden kecelakaan untuk kebutuhan pengurusan BPJS di rumah sakit. Kedua, melaporkan pemilik kabel karena menimbulkan kecelakaan," lanjutnya.
Namun, laporan itu ditolak polisi karena Fatih tidak mengetahui identitas pemilik kabel yang hendak dilaporkan.
Baca juga: Saat Heru Budi Geram Dengan Kabel Optik Melintang di Jalan, Padahal Sudah Makan Korban
Setelah kondisi Sultan membaik empat bulan kemudian, Fatih mencari tahu sendiri pemilik kabel yang mencelakakan anaknya.
Fatih pergi ke kantor kelurahan, kecamatan, dan kantor wali kota untuk mengetahui perusahaan yang membiarkan kabelnya melintang di tengah jalan raya.
"Alhamdulillah setelah meminta data dan informasi berdasarkan foto di lokasi, ketemu sebuah perusahaan yang diduga adalah pemilik kabel fiber optik, perusahaan itu berinisial PT BT," ungkap dia.
Setelah mengetahui identitas perusahaan, Fatih lantas menyambangi PT BT untuk meminta pertanggungjawaban.
Beberapa waktu berselang, perusahaan yang diduga pemilik kabel fiber optik datang menjenguk Sultan di bilangan Bintaro, Tangerang Selatan.
Baca juga: Kabel Optik di Jatinegara Kebakaran, Api Sempat Merambat ke Pohon
"Mereka minta maaf dan janji untuk bertanggung jawab atas kejadian ini. Akhirnya saya tidak keberatan bila diselesaikan secara kekeluargaan," tutur Fatih.
Sayangnya, perusahaan tersebut tak kunjung menepati janjinya untuk bertanggung jawab.
Fatih mengaku, sampai saat ini tidak ada pertanggungjawaban dari PT BT. Karena itu, Fatih kini akan melapor ke Polda Metro Jaya dalam waktu dekat.
"Saya kejar-kejar mereka, tapi mereka malah pakai pengacara," kata Fatih.
"Jadi saat ini saya bertekad akan melaporkan mereka ke pihak berwajib, karena menurut saya ini sudah termasuk unsur pidana," lanjut dia.
Peristiwa yang menimpa Sultan terjadi di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan pada 5 Januari 2023.
Saat itu, Sultan diketahui tengah menghabiskan waktu libur semesternya dengan kembali ke kediamannya di Bintaro.
"Kronologinya pada 5 Januari 2023, anak saya pamitan mau main sama teman semasa SMA-nya sekitar pukul 22.00 WIB," kata Fatih.
Dari kediamannya di bilangan Bintaro, Sultan bersama beberapa teman SMA-nya mengemudikan kendaraan roda dua ke arah Jalan TB Simatupang, lalu belok kiri ke Jalan Pangeran Antasari.
Setelah Sultan menyusuri Jalan Pangeran Antasari sejauh satu kilometer, tiba-tiba ada mobil SUV yang berhenti di depan motor korban.
Baca juga: Keluarga Pernah Lapor Polisi Usai Anaknya Celaka akibat Kabel Melintang di Jaksel, tapi Ditolak
Mobil itu berhenti karena ada kabel fiber optik yang melintang di tengah jalan.
Sopir SUV yang bergerak perlahan untuk melewati kabel menjuntai diduga salah perhitungan.
Sopir disinyalir tak menyadari kabel tersebut menyangkut di bagian atap mobil.
"Karena kabel fiber optik terbuat dari serat baja, kabelnya jadi tidak putus saat tertarik beberapa meter. Kabel justru berbalik ke arah belakang dan menjepret leher anak saya," ungkap Fatih.
"Seketika itu juga anak saya langsung terjatuh akibat jeratan kabel," sambung dia.
Pasca-kecelakaan, dokter memvonis bahwa tenggorokan atau tulang muda di tenggorokan Sultan terputus dan berantakan.
"Jadi, dia bernapas menggunakan alat bantu melalui tenggorokan yang di bagian bawah," kata Fatih.
Tidak hanya bernapas, Sultan juga tidak bisa makan-minum menggunakan mulut layaknya orang normal.
Sultan harus memakai selang khusus untuk memperoleh asupan nutrisi sehari-hari.
"Makan minumnya sampai sekarang cuma disuntikkan dari selang. Jadi hanya makanan cair saja yang bisa masuk, susu dan air putih biasanya," tutur Fatih.
Karena hanya cairan yang bisa masuk ke tubuh Sultan, kondisi fisiknya kian memprihatinkan. Tubuhnya semakin kurus karena hanya susu dan air putih yang bisa masuk ke tubuhnya.
"Saat ini berat badan anak saya cuma 46 kilogram, padahal awal berat badan dia 69 kilogram," ucap Fatih.
(Penulis: Dzaky Nurcahyo | Editor: Jessi Carina, Nursita Sari)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel./data/photo/2023/07/28/64c37d2826616.jpg)
JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa bernama Sultan Rif'at Alfatih (20) terjerat kabel fiber optik yang melintang di tengah Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Januari 2023.
Ayah Sultan bernama Fatih kemudian melaporkan peristiwa itu beberapa hari setelah kejadian.
"H+2 kecelakaan, saya pergi ke kantor polisi dengan dua tujuan," kata Fatih saat dihubungi, Jumat (28/7/2023).
"Pertama, melaporkan insiden kecelakaan untuk kebutuhan pengurusan BPJS di rumah sakit. Kedua, melaporkan pemilik kabel karena menimbulkan kecelakaan," lanjutnya.
Namun, laporan itu ditolak polisi karena Fatih tidak mengetahui identitas pemilik kabel yang hendak dilaporkan.
Baca juga: Saat Heru Budi Geram Dengan Kabel Optik Melintang di Jalan, Padahal Sudah Makan Korban
Setelah kondisi Sultan membaik empat bulan kemudian, Fatih mencari tahu sendiri pemilik kabel yang mencelakakan anaknya.
Fatih pergi ke kantor kelurahan, kecamatan, dan kantor wali kota untuk mengetahui perusahaan yang membiarkan kabelnya melintang di tengah jalan raya.
"Alhamdulillah setelah meminta data dan informasi berdasarkan foto di lokasi, ketemu sebuah perusahaan yang diduga adalah pemilik kabel fiber optik, perusahaan itu berinisial PT BT," ungkap dia.
Setelah mengetahui identitas perusahaan, Fatih lantas menyambangi PT BT untuk meminta pertanggungjawaban.
Beberapa waktu berselang, perusahaan yang diduga pemilik kabel fiber optik datang menjenguk Sultan di bilangan Bintaro, Tangerang Selatan.
Baca juga: Kabel Optik di Jatinegara Kebakaran, Api Sempat Merambat ke Pohon
"Mereka minta maaf dan janji untuk bertanggung jawab atas kejadian ini. Akhirnya saya tidak keberatan bila diselesaikan secara kekeluargaan," tutur Fatih.
Sayangnya, perusahaan tersebut tak kunjung menepati janjinya untuk bertanggung jawab.
Fatih mengaku, sampai saat ini tidak ada pertanggungjawaban dari PT BT. Karena itu, Fatih kini akan melapor ke Polda Metro Jaya dalam waktu dekat.
"Saya kejar-kejar mereka, tapi mereka malah pakai pengacara," kata Fatih.
"Jadi saat ini saya bertekad akan melaporkan mereka ke pihak berwajib, karena menurut saya ini sudah termasuk unsur pidana," lanjut dia.
Peristiwa yang menimpa Sultan terjadi di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan pada 5 Januari 2023.
Saat itu, Sultan diketahui tengah menghabiskan waktu libur semesternya dengan kembali ke kediamannya di Bintaro.
"Kronologinya pada 5 Januari 2023, anak saya pamitan mau main sama teman semasa SMA-nya sekitar pukul 22.00 WIB," kata Fatih.
Dari kediamannya di bilangan Bintaro, Sultan bersama beberapa teman SMA-nya mengemudikan kendaraan roda dua ke arah Jalan TB Simatupang, lalu belok kiri ke Jalan Pangeran Antasari.
Setelah Sultan menyusuri Jalan Pangeran Antasari sejauh satu kilometer, tiba-tiba ada mobil SUV yang berhenti di depan motor korban.
Baca juga: Keluarga Pernah Lapor Polisi Usai Anaknya Celaka akibat Kabel Melintang di Jaksel, tapi Ditolak
Mobil itu berhenti karena ada kabel fiber optik yang melintang di tengah jalan.
Sopir SUV yang bergerak perlahan untuk melewati kabel menjuntai diduga salah perhitungan.
Sopir disinyalir tak menyadari kabel tersebut menyangkut di bagian atap mobil.
"Karena kabel fiber optik terbuat dari serat baja, kabelnya jadi tidak putus saat tertarik beberapa meter. Kabel justru berbalik ke arah belakang dan menjepret leher anak saya," ungkap Fatih.
"Seketika itu juga anak saya langsung terjatuh akibat jeratan kabel," sambung dia.
Pasca-kecelakaan, dokter memvonis bahwa tenggorokan atau tulang muda di tenggorokan Sultan terputus dan berantakan.
"Jadi, dia bernapas menggunakan alat bantu melalui tenggorokan yang di bagian bawah," kata Fatih.
Tidak hanya bernapas, Sultan juga tidak bisa makan-minum menggunakan mulut layaknya orang normal.
Sultan harus memakai selang khusus untuk memperoleh asupan nutrisi sehari-hari.
"Makan minumnya sampai sekarang cuma disuntikkan dari selang. Jadi hanya makanan cair saja yang bisa masuk, susu dan air putih biasanya," tutur Fatih.
Karena hanya cairan yang bisa masuk ke tubuh Sultan, kondisi fisiknya kian memprihatinkan. Tubuhnya semakin kurus karena hanya susu dan air putih yang bisa masuk ke tubuhnya.
"Saat ini berat badan anak saya cuma 46 kilogram, padahal awal berat badan dia 69 kilogram," ucap Fatih.
(Penulis: Dzaky Nurcahyo | Editor: Jessi Carina, Nursita Sari)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Menariknya, Einstein justru membantah teorinya sendiri. Hal itu disampaikan penulis astronomi Colin Stuart. Pada saat itu, Einstein "yakin" bahwa gelombang gravitasi tidak ada, meskipun teorinya sendiri telah meramalkannya itu ada.
“Sekarang, kita secara rutin menggunakannya untuk berbagai macam penelitian astronomi, mulai dari membuktikan keberadaan materi gelap hingga menemukan planet asing,” kata Colin dikutip Newsweek, Jumat (28/7).
[unable to retrieve full-text content]
8 Desa Wisata Terindah di Jawa Barat, Cocok Banget Buat Healing - palpres.disway.id palpres.com
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) meminta kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansi pusat dan daerah agar tetap mengalokasikan anggaran untuk pembiayaan bagi tenaga non-aparatur sipil negara atau honorer.
Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) bernomor B/1527/M.SM.01.00/2023, yang barus aja diterbitkan Kamis (27/7/2023). Pemerintah pusat dan daerah juga tidak boleh mengurangi pendapatan yang diterima oleh Tenaga Non ASN selama ini.
"PPK menghitung dan tetap mengalokasikan anggaran untuk pembiayaan Tenaga Non ASN yang sudah terdaftar dalam pendataan Tenaga Non ASN dalam basis data BKN," demikian petikan SE dikutip dari siaran pers.
Keputusan ini dibuat berdasarkan aspirasi dari berbagai pihak bahwa Tenaga Non-ASN masih diperlukan dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.
Seperti diketahui, saat ini pemerintah bersama DPR serta berbagai pemangku kepentingan sedang melakukan penataan tenaga non-ASN dan mencari solusi terbaik. Sebagaimana diketahui bersama bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 49/2018, tidak boleh lagi ada tenaga non-ASN.
Namun, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Kementerian PANRB diminta mencari solusi jalan tengah dengan prinsip antara lain hindari agar tidak terjadi PHK massal dan tidak boleh ada pengurangan pendapatan dari yang diterima tenaga non-ASN saat ini.
Jumlah tenaga non-ASN sendiri saat ini di pangkalan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencapai 2,3 juta orang dari seluruh Indonesia. Data tersebut diaudit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) agar valid karena pada beberapa sampel ditemukan data yang tidak sesuai kondisi di lapangan.
Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Alex Denni mengatakan, awalnya jumlah tenaga non-ASN diproyeksikan hanya tinggal sekitar 400.000 pada akhir 2022. Ternyata begitu didata jumlahnya mencapai 2,3 juta dengan mayoritas ada di pemerintah daerah.
"Dengan kondisi tersebut, sesuai arahan Presiden Jokowi, kami mencari jalan tengah, jangan ada PHK massal. Coba bayangkan 2,3 juta tenaga non-ASN tidak boleh lagi bekerja per akhir November 2023. Maka 2,3 Juta non-ASN ini kita amankan dulu agar bisa terus bekerja," ujarnya.
Sehingga, lanjut Alex, beragam opsi dirumuskan. "Skema-skemanya sedang dirumuskan bersama. Yang sudah final adalah kesepakatan tidak boleh ada PHK. Bagaimana skemanya, itu sedang dirumuskan dengan memperhatikan masukan berbagai pihak," jelas Alex.
Alex menambahkan, pedoman lain yang harus ditaati adalah memastikan pendapatan non-ASN tidak boleh berkurang dari yang diterima saat ini. "Itu harus jadi pedoman, tidak boleh ada pengurangan pendapatan," ujarnya.
Pemerintah, lanjut dia, juga terus menjalankan rekrutmen ASN setiap tahunnya dengan memperhitungkan kapasitas fiskal yang dimiliki. Sebagai contoh, tahun 2023, pemerintah membuka rekrutmen sekitar 1,03 juta ASN yang prosesnya dimulai berkisar bulan September 2023.
"Kita terus berhitung kemampuan anggaran pemerintah. Setiap tahun kita coba terus rekrutmen agar yang tenaga non-ASN ini menjadi ASN secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Tetapi tentu harus bertahap," ujarnya.
Alex menegaskan, penataan tenaga non-ASN ini diperkuat dengan pelarangan dan pembatasan sangat ketat terhadap rekrutmen tenaga non-ASN. PPK dan pejabat lain dilarang mengangkat pegawai non-ASN untuk mengisi jabatan ASN yang masih ada kekosongan. "Untuk pemenuhan ASN di lingkungan instansi pemerintah dapat dilakukan melalui usulan kebutuhan formasi sesuai ketentuan perundang-undangan," ujar Alex.
Artikel Selanjutnya

Komite Disiplin (Komdis) PSSI menambah larangan bertanding buat striker PSIS Semarang Carlos Fortes. Totalnya, ia akan absen sebanyak tiga laga.
Vonis Komdis PSSI diputuskan setelah sidang pada, Selasa (26/7/2023). Pelanggaran kerasnya membuat Komdis memberi sanksi tambahan larangan bermain.
Carlos Fortes mendapat kartu merah saat PSIS bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah PSS Sleman pada pekan keempat Liga 1 2023/2024, pada 21 Juli. Ia menendang pemain PSS setelah terprovokasi oleh Wahyudi Hamisi.
Wasit M Erfan Efendi tanpa ampun langsung mengeluarkan kartu merah buat Carlos Fortes pada menit ke-33. Adapun hukuman kartu merah langsung adalah larangan bertanding sekali.
Karena ditambah hukumannya menjadi dua laga, maka pemain asal Portugal itu bakal absen selama tiga laga. Dalam rentang waktu itu, PSIS dijadwalkan menghadapi Borneo FC Samarinda, Madura United, dan Arema FC.
Tak hanya tambahan hukuman, Carlos Fortes juga kena sanksi denda. Eks Arema FC itu wajib membayar denda sebesar Rp 10 juta.
"Jenis Pelanggaran: menendang pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung. Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat; sanksi denda Rp10.000.000," tulis putusan Komdis PSSI.
Selain Carlos Fortes, Komdis PSSI juga memberi hukuman buat pemain PSIS lainnya yakni Boubakary Diarra. Pemain asal Mali itu dihukum larangan bertanding sebanyak 1 pertandingan akibat pelanggarannya yang luput dari wasit.
Sama seperti Carlos Fortes, sanksi denda juga dijatuhkan Komdis PSSI buat Boubakary. Ia juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 10 juta.
1. Sdr. Boubakary Diarra (Pemain Tim PSIS Semarang)
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
- Pertandingan: PSS Sleman vs PSIS Semarang
- Tanggal Kejadian: 21 Juli 2023
- Jenis Pelanggaran: melakukan tindakan pelanggaran serious foul play dan luput dari perhatian perangkat pertandingan
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat; sanksi denda Rp10.000.000
2. Sdr. Carlos Manuel Dos Santos Fortes (Pemain Tim PSIS Semarang)
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
- Pertandingan: PSS Sleman vs PSIS Semarang
- Tanggal Kejadian: 21 Juli 2023
- Jenis Pelanggaran: menendang pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat; sanksi denda Rp10.000.000
(cas/nds)
TRIBUNJATIM.COM - Lirik lagu senyumanmu buat ku tersenyum malu belakangan sedang viral di TikTok.
Frasa tersebut merupakan penggalan lirik lagu Hey Kamu yang dipopulerkan #tag ( baca: hashtag ).
Viralnya petikan lirik lagu itu membuat Hey Kamu kembali didengar banyak orang.
Bahkan, setelah enam tahun dirilis, video klip lagu ini mendapatkan 10 juta lebih views di YouTube.
#tag sendiri merupakan grup band asal Malaysia yang berada di bawah naungan KRU Music.
Selain “Hey Kamu”, band beranggotakan dua orang ini juga pernah merilis lagu lain bertajuk “My Crush”.
Penasaran seperti apa lagu Hey Kamu?
Berikut lirik lagu senyumanmu buat ku tersenyum malu.
senyumanmu
buat ku tersenyum malu
lirikanmu
memberi panahan kalbu
oh sayangku
dengarlah bahwa diriku ku perlu kamu
#tag
hey kamu
gadis berbaju ungu
dekat padaku disni
hey kamu
yg mencuri hatiku
namamu ingin ku tahu
senyumanmu
buat ku tersenyum malu
lirikanmu
memberi panahan kalbu
oh sayangku
dengarlah bahawa diriku ku perlu kamu
ku tak mahu
engkau pergi dariku
diri ini amat menyukai kamu
gadis ayu
dengarlah bahwa diriku ku perlu kamu
#tag
hey kamu
gadis berbaju ungu
dekat padaku disini
hey kamu yang mencuri hatiku
namamu ingin ku tahu
bayanganmu
buatku teringatkanmu
di malamku ku selalu merindukanmu
oh sayangku
dengarlah bahwa diriku ku perlu kamu
ku tak mahu
engkau pergi dariku
diri ini amat menyukai kamu
gadis ayu
dengarlah bahwa diriku ku perlu kamu
hey kamu
gadis berbaju ungu
dekat padaku disni
hey kamu yang mencuri hatiku
namamu ingin ku tahu
ya dekat padaku
tunjukkanlah cintamu padaku
senyum dibibirmu mengoda hatiku
inginku bersamammu denganmu selalu
love kau lah segala
luahkn padaku rasa dihatimu
inginku bersamamu
dengan masa lalu
bicara katamu
menggoda hatiku
kini kau pun tahu ku cinta padamu
ingin kau disni
sentiasa temani
kala malam hari mimpi jadi sepi
hey kamu
gadis berbaju ungu
dekat padaku disni
hey kamu yang mencuri hatiku
namamu ingin ku tahu
#tag
hey kamu
gadis berbaju ungu
dekat padaku disni
hey kamu yang mencuri hatiku
namamu inginku tahu…
---
Berita Jatim dan Berita Viral lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ingin healing sambil nikmati alam di tempat wisata Bogor?
Rekomendasi tempat wisata di Bogor kali ini dijamin akan membuat kamu terhibur.
Kali ini, kamu perlu mencoba hiking di beberapa tempat wisata di Bogor.
Pemandangan yang disuguhkan indah dengan hamparan sawah, pegunungan, hingga perkebunan warga.
Ditambah lagi trek yang cukup menantang sehingga memacu adrenalin kamu.
TribunnewsBogor.com telah rangkum beberapa tempat wisata di Bogor untuk hiking sambil nikmati alam.
Bagi kamu pemula dalam dunia hiking, maka kamu wajib datang ke Curug Leuwi Asih.
Jarak tempuhnya hanya sekitar 4 KM dengan jalan kaki pulang pergi, waktu tempuhnya bisa sekitar dua sampai tiga jam.
Meski begitu, kamu tidak akan menyesal hiking di Curug Leuwi Asih.
Pasalnya, Curug Leuwi Asih tawarkan pemandangan sawah, sungai, Bukit Kolecer, Bukit Sereh yang siap temani perjalanan hiking mu.
Lokasi : Wangun landeuh, Karang Tengah, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Baca juga: 25 Tempat Wisata di Bogor yang Hits dan Populer, Nomor 13 Paling Ikonik

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) meminta kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansi pusat dan daerah agar tetap mengalokasikan anggaran untuk pembiayaan bagi tenaga non-aparatur sipil negara atau honorer.
Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) bernomor B/1527/M.SM.01.00/2023, yang barus aja diterbitkan Kamis (27/7/2023). Pemerintah pusat dan daerah juga tidak boleh mengurangi pendapatan yang diterima oleh Tenaga Non ASN selama ini.
"PPK menghitung dan tetap mengalokasikan anggaran untuk pembiayaan Tenaga Non ASN yang sudah terdaftar dalam pendataan Tenaga Non ASN dalam basis data BKN," demikian petikan SE dikutip dari siaran pers.
Keputusan ini dibuat berdasarkan aspirasi dari berbagai pihak bahwa Tenaga Non-ASN masih diperlukan dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.
Seperti diketahui, saat ini pemerintah bersama DPR serta berbagai pemangku kepentingan sedang melakukan penataan tenaga non-ASN dan mencari solusi terbaik. Sebagaimana diketahui bersama bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 49/2018, tidak boleh lagi ada tenaga non-ASN.
Namun, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Kementerian PANRB diminta mencari solusi jalan tengah dengan prinsip antara lain hindari agar tidak terjadi PHK massal dan tidak boleh ada pengurangan pendapatan dari yang diterima tenaga non-ASN saat ini.
Jumlah tenaga non-ASN sendiri saat ini di pangkalan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencapai 2,3 juta orang dari seluruh Indonesia. Data tersebut diaudit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) agar valid karena pada beberapa sampel ditemukan data yang tidak sesuai kondisi di lapangan.
Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Alex Denni mengatakan, awalnya jumlah tenaga non-ASN diproyeksikan hanya tinggal sekitar 400.000 pada akhir 2022. Ternyata begitu didata jumlahnya mencapai 2,3 juta dengan mayoritas ada di pemerintah daerah.
"Dengan kondisi tersebut, sesuai arahan Presiden Jokowi, kami mencari jalan tengah, jangan ada PHK massal. Coba bayangkan 2,3 juta tenaga non-ASN tidak boleh lagi bekerja per akhir November 2023. Maka 2,3 Juta non-ASN ini kita amankan dulu agar bisa terus bekerja," ujarnya.
Sehingga, lanjut Alex, beragam opsi dirumuskan. "Skema-skemanya sedang dirumuskan bersama. Yang sudah final adalah kesepakatan tidak boleh ada PHK. Bagaimana skemanya, itu sedang dirumuskan dengan memperhatikan masukan berbagai pihak," jelas Alex.
Alex menambahkan, pedoman lain yang harus ditaati adalah memastikan pendapatan non-ASN tidak boleh berkurang dari yang diterima saat ini. "Itu harus jadi pedoman, tidak boleh ada pengurangan pendapatan," ujarnya.
Pemerintah, lanjut dia, juga terus menjalankan rekrutmen ASN setiap tahunnya dengan memperhitungkan kapasitas fiskal yang dimiliki. Sebagai contoh, tahun 2023, pemerintah membuka rekrutmen sekitar 1,03 juta ASN yang prosesnya dimulai berkisar bulan September 2023.
"Kita terus berhitung kemampuan anggaran pemerintah. Setiap tahun kita coba terus rekrutmen agar yang tenaga non-ASN ini menjadi ASN secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Tetapi tentu harus bertahap," ujarnya.
Alex menegaskan, penataan tenaga non-ASN ini diperkuat dengan pelarangan dan pembatasan sangat ketat terhadap rekrutmen tenaga non-ASN. PPK dan pejabat lain dilarang mengangkat pegawai non-ASN untuk mengisi jabatan ASN yang masih ada kekosongan. "Untuk pemenuhan ASN di lingkungan instansi pemerintah dapat dilakukan melalui usulan kebutuhan formasi sesuai ketentuan perundang-undangan," ujar Alex.
Artikel Selanjutnya

JawaPos.com - Sejumlah pelamar dari lowongan kerja bodong akhirnya diselamatkan pengemudi ojek online (ojol). Namun, kasus yang dialami korban itu belum diketahui dan diterima jajaran Polres Metro Bekasi Kota.
Para korban diminta segera membuat laporan polisi ke Polres Metro Bekasi Kota. Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari beralasan dengan laporan itu jajaran polisi baru bisa bertindak untuk mengusutnya.
"Informasi dari Kapolsek belum ada yang melaporkan. Tolong informasikan saja kalau ada yang dirugikan silakan lapor ke Polsek Bekasi Selatan," kata Kompol Erna Ruswing Andari saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (26/7).
Meski begitu, Erna memastikan petugas telah berinisiatif melakukan penyelidikan awal. Namun, korban didorong membuat laporan resmi jika mengalami kerugian. "Kapolsek berikut Reskrim dan Satpol PP sudah melakukan pengecekan di lokasi dan berita di medsos sudah ditindaklanjuti," jelasnya.
Sebelumnya, penumpang ojek online bernama Gira berhasil diselamatkan Achmad, seorang driver ojek online. Gira diselamatkan dari komplotan penipu lowongan kerja Rumah Toko (Ruko) di Kota Bekasi. Ternyata Gira menjadi korban penipuan dari pihak perusahaan yang mengaku membuka lowongan kerja.
Baca Juga: Heroik, Drivel Ojol Ini Selamatkan Pencari Kerja dari Komplotan Penipu Lowongan Kerja
Awalnya, menurut Achmad, dirinya mendapat orderan dari penumpang bernama Gira pada Selasa (25/7) pagi. Achmad curiga dengan chat personal yang dikirim oleh penumpangnya tersebut. Pasalnya, sang penumpang langsung mengatakan jika dirinya gemetaran dan takut di dalam Ruko itu. Padahal, pagi-pagi buta.
Gira kata Acmad, berniat melamar kerja dan berangkat dari kosannya di bilangan Jakarta Barat dengan menumpang KRL menuju Kota Bekasi. “Dapat orderan seperti yang beredar (di Medsos-Red). Langsung bilang (gemetaran-Red) begitu,” kata Achmad saat berbincang dengan JawaPos.com, Rabu (26/7).
Achmad pun curiga dan langsung menanyakan kondisi Gira. “Mas gemetaran kenapa?,” ucap Achmad.
Tak lama kemudian, sang penumpang pun langsung menceritakan kondisinya. Kepada Achmad, Gira mengaku seperti ditahan di dalam Ruko oleh HRD. Bahkan, saat datang melamar kerja, di ruang pendaftaran yang terletak di lantai satu Ruko tersebut dirinya langsung dipaksa disuruh bayar Rp 1,5 juta. Karena takut dan berharap mendapat kerjaan, Gira pun akhirnya merelakan uangnya Rp 350 ribu melayang.

Jakarta, CNBC Indonesia - Kabar baik datang buat Indonesia pada hari ini. Lembaga Pemeringkat Rating & Investment (R&I) menaikkan outlook Indonesia menjadi positif dengan peringkat kredit tetap pada posisi BBB+ (investment grade).
Hal ini membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo berbahagia.
Dalam keterangannya, keputusan tersebut berdasarkan pemulihan ekonomi Indonesia yang masih terus berlanjut di tengah ketidakpastian global konsolidasi fiskal yang cepat, inflasi terjaga serta kondisi eksternal yang stabil.
R&I menyatakan bahwa peringkat kredit dapat ditingkatkan jika paket kebijakan ekonomi yang telah disiapkan, termasuk reformasi di sektor cipta kerja dan sektor keuangan, berhasil meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri dalam negeri.
Selain itu, kelanjutan kebijakan tersebut di bawah pemerintahan baru dan kondisi perekonomian yang tetap stabil juga menjadi faktor penting dalam kemungkinan peningkatan peringkat kredit.
"Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas perekonomian di tengah tantangan ketidakpastian ekonomi global. Dalam menghadapi situasi yang tidak pasti, pemerintah akan terus melaksanakan kebijakan fiskal yang responsif, berhati-hati, dan berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dan menjaga kestabilan ekonomi negara," tulis Kementerian Keuangan dalam siaran pers, Rabu (26/7/2023).
Hal yang senada juga disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Menurutnya, peningkatan outlook Indonesia menunjukkan keyakinan kuat pemangku kepentingan internasional atas stabilitas makroekonomi dan prospek ekonomi jangka menengah Indonesia yang tetap terjaga, di tengah ketidakpastian ekonomi global dan pasar keuangan yang meningkat.
Kepercayaan dunia internasional ini didukung oleh kredibilitas kebijakan yang tinggi dan sinergi bauran kebijakan yang kuat antara Pemerintah dan Bank Indonesia.
"Ke depan, Bank Indonesia akan terus mencermati perkembangan ekonomi dan keuangan global dan domestik, merumuskan dan melaksanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan terjaganya stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah untuk mendukung percepatan transformasi ekonomi menuju ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan," kata Perry dalam siaran pers.
Artikel Selanjutnya

Jonatan Christie melihat Cheam June Wei frustrasi dalam laga babak pertama Japan Open 2023 di Yoyogi Gymnasium, Rabu (26/7) siang.
Pebulutangkis peringkat sembilan dunia itu tak memberi kesempatan bagi June Wei mengembangkan permainan. Jonatan pun menang telak 21-7 dan 21-9 melawan tunggal putra asal Malaysia tersebut.
"Lawan bermain cukup bagus juga tapi memang saya maksimalkan untuk terus menekan, jangan sampai membuat dia berkembang, alhasil beberapa kali terlihat seperti frustrasi dan tidak bisa lepas di pertandingannya," ucap Jonatan dalam rilis PBSI.
Kemenangan atas June Wei sekaligus membalas kekalahan yang diderita Jonatan pada kejuaraan beregu Badminton Asia Team Championship 2020.
Salah satu kunci kemenangan yang dibeberkan Jonatan adalah adaptasi lapangan. Jonatan ingin tampil maksimal di Japan Open dan tak ingin membuang kesempatan meraih hasil terbaik setelah absen di beberapa kejuaraan.
"Setelah Indonesia Open, saya banyak waktu untuk mempersiapkan turnamen ini dan mudah-mudahan menjadikan hasil di sini lebih baik dan terus lebih baik lagi," katanya.
"Saat masuk lapangan saya mencoba enjoy saja. Fokus untuk mengeluarkan semua yang sudah dilatih di Jakarta," terang Jonatan.
Bukan hanya perkara menjadi juara di Jepang yang ada dalam kepala Jonatan, unggulan kelima di Japan Open 2023 itu memikirkan soal perburuan poin menuju Olimpiade yang sudah dimulai.
"Persaingan menuju Olimpiade memang sangat ketat, pesaing-pesaing di tunggal putra bahkan mengejar poin sampai ke Kanada dan Amerika. Jadi saya harus kerja ekstra untuk mendapatkan poin dan saya berharap di Japan Open ini saya bisa mendapatkan banyak poin," pungkas Jonatan.
Pada laga babak kedua besok, Jonatan akan menghadapi pemain China Weng Hong Yang yang sebelumnya menang 13-21, 24-22, dan 21-18 atas atlet India Mithun Manjunath.
(nva/har)/data/photo/2023/07/21/64b9e89eed691.jpg)
JAKARTA, KOMPAS.com - Ulah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Cinta Mega, menuai perhatian pengurus pusat.
Elite partai berlogo banteng itu telah memerintahkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-P DKI untuk menangani kasus Cinta Mega secara serius.
DPD PDI-P telah menggelar rapat internal untuk menentukan pemberian sanksi kepada Cinta Mega yang diduga bermain game slot saat sidang paripurna pada Kamis (20/7/2023).
Baca juga: Usai Disorot karena Main Game Saat Rapat, Cinta Mega Tak Hadiri Sidang Paripurna
Adapun sidang paripurna saat itu membahas rancangan peraturan daerah (raperda) pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta tahun anggaran 2022.
Berdasarkan hasil rapat internal partai yang digelar Selasa (25/7/2023) malam, DPD PDI-P memutuskan memberikan sanksi pemberhentian Cinta Mega dari kursi DPRD DKI.
Ketua DPD PDI-P DKI Jakarta, Ady Wijaya menjelaskan, posisi Cinta Mega di DPRD DKI Jakarta akan diganti dengan kader lain melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW).
Pria yang akrab disapa Aming itu bakal langsung mengirimkan surat keputusan DPD PDI-P ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partainya.
"Langsung malam ini juga kami kirim suratnya ke DPP Partai," kata dia di Kantor DPD PDI-P DKI Jakarta, Selasa malam.
Baca juga: PDI-P Copot Cinta Mega dari DPRD DKI Buntut Main Game saat Rapat Paripurna
Tak hanya beri sanksi PAW, DPD DKI Jakarta mengeluarkan rekomendasi kepada DPP PDI-P untuk memecat Cinta Mega dari keanggotaan partai.
"Tidak perlu (ditelusuri lagi game-nya). Kami sudah pecat kok. Cukup, kan?" ujar Ady.
Kendati demikian, Ady menegaskan bahwa keputusan akhir akan ditentukan DPP PDI-P DKI Jakarta.
Cinta Mega diduga bermain judi online dalam rapat tersebut. Namun, Cinta membantah tudingan itu. Ia mengatakan hanya menunjukkan game Candy Crush pada rekannya.
Baca juga: DPD PDI-P DKI Beri Rekomendasi Pecat Cinta Mega dari Partai
Ady enggan mempersoalkan game apa yang dimainkan oleh kadernya. Ia mengatakan tindakan yang dilakukan Cinta Mega saat rapat adalah kesalahan.
"Main apapun sudah salah di sana ya. Jadi enggak ada urusan mengenai slot kek, game kek, salah saja, titik. Saya mohon maaf," ujar Ady.
Bersamaan dengan itu, Ady menegaskan bahwa partai tidak perlu lagi membuktikan game apa yang dimainkan Cinta Mega.
(Penulis : Tria Sutrisna, Muhammad Isa Bustomi | Editor : Ihsanuddin, Ambaranie Nadia Kemala Movanita, Irfan Maullana)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Bola.net - Legenda Chelsea Gianfranco Zola sangat terkejut melihat mantan timnya menjual Mason Mount dan Mateo Kovacic pada musim panas ini.
Chelsea sangat sibuk di bursa transfer musim panas ini. Selain mendatangkan pemain baru, The Blues juga menjual banyak pemainnya.
Para pemain yang dilepas itu tergolong pemain-pemain inti Chelsea. Sebut saja Mason Mount, Mateo Kovacic, N’Golo Kante, Ruben Loftus-Cheek, hingga Kai Havertz.
Mason Mount dijual ke Manchester United seharga 55 juta pounds. Adapun Mateo Kovacic bergabung Manchester City dengan biaya 25 juta pounds.
[unable to retrieve full-text content]
Cinta Beda Agama Buat Apa? Netizen: Sampai Kapan pun Shallom Bukan Jawaban dari Assalamualaikum - sumeks.disway.id SUMEKS.CO
Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate membantah menerima uang Rp500 juta per bulan dari dugaan korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo.
Plate mengaku uang ratusan juta itu bukan untuk dirinya. Hal itu disampaikan Plate dalam sidang lanjutan kasus korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (25/7).
Kepala Divisi Lastmile/Backhaul Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo Muhammad Feriandi Mirza dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kali ini.
Dalam kesaksiannya, Mirza menyampaikan panjang lebar mengenai proyek BTS Kominfo ini. Ia menyebut mantan Dirut BAKTI Kominfo Anang Achmad Latif menyetor uang Rp500 juta per bulan ke sekretaris Plate bernama Heppy.
Pernyataan Mirza itu pun mengundang pertanyaan lanjutan dari hakim Fahzal. Hakim pun bertanya kepada Plate mengenai kebenaran setoran Rp500 juta per bulan itu.
"Itu tuh yang Rp500 juta itu gimana?" tanya hakim.
"Kan tidak menyebut saya tadi," jawab Plate.
Plate mengatakan Mirza tidak menyebut namanya terkait setoran Rp500 juta per bulan. Politikus Partai NasDem mengatakan uang itu bukan untuknya.
"Tidak menyebut saudara?" tanya hakim.
"Dia menyebutnya buat Heppy, bukan buat saya," kata Plate lagi.
Plate pun membantah menerima uang Rp 500 juta per bulan terkait pengadaan proyek BTS 4G Kominfo.
"Itu bukan saudara bantah itu?" tanya hakim.
"Saya bantah karena saya tidak tahu kalau yang lain," jawab Plate dikutip Detikcom.
Feriandi Mirza sebelumnya mengungkapkan mantan Dirut BAKTI Kominfo Anang Achmad Latif menyetor uang Rp500 juta per bulan ke sekretaris Plate. Akan tetapi, Mirza tidak tahu persis apakah uang itu untuk Johnny Plate atau tidak.
Mulanya, jaksa bertanya apakah Mirza mengetahui ada pemberian ke Plate berupa uang atau barang atau fasilitas yang diberikan oleh pihak lain terkait pengadaan proyek BTS 4G. Mirza mengaku mendengar Anang menyampaikan bahwa telah memberikan uang kepada sekretaris Plate sebesar Rp500 juta per bulan.
"Untuk terdakwa 2 Johnny G Plate, apakah Saudara mengetahui ada pemberian sesuatu berupa uang atau barang atau fasilitas yang diberikan oleh pihak-pihak lain dalam pengadaan proyek BTS 4G ini?" tanya jaksa.
"Sepanjang yang saya ketahui, saya mendapatkan dari Pak Anang, tapi ini tidak disampaikan langsung kepada Johnny tetapi kepada sekretaris beliau Heppy sebesar Rp500 juta per bulan," jawab Mirza.
"Ada Rp500 juta per bulan untuk Johnny melalui sekretaris?" tanya jaksa.
"Iya, kalau Pak Anang memang menyampaikan tidak menyebutkan Johnny-nya tapi diberikan ke Heppy," kata Mirza.
Baca selengkapnya di sini.
(rds)
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mewanti-wanti lembaga keuangan untuk mengelola tabungan masyarakat dengan sebaik-baiknya, bukan merampok uang yang dititipkan itu.
"Makin negara maju berarti masyarakatnya relatif kaya. Dia punya akses saving, harus dikelola di lembaga keuangan. Lembaga keuangan mengelola, bukan merampok saving-nya si rakyat itu," pesan Ani, sapaan akrabnya, di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (25/7).
"Dia (lembaga keuangan) mengelola harus ditaruh di berbagai aset, bukan statis. Bisa naik, bisa turun. Di sini profesi keuangan jadi penting," imbuhnya.
Menurut Ani, perekonomian negara maju bakal makin kompleks dan canggih, tidak hanya sekadar jual cabai dan telur. Oleh karena itu, dibutuhkan peran berbagai profesional di bidang keuangan.
Ia mencontohkan ketika orang punya uang maka akan disimpan di bank. Nantinya, bank menginvestasikan uang tersebut di berbagai proyek atau kredit untuk mendapatkan keuntungan bagi nasabah.
Selain itu, ada juga orang yang tengah menyiapkan dana pensiun. Ani menyebut lembaga tempat menyimpan dana pensiun tersebut harus mengelola aset nasabahnya dan bertanggung jawab atas uang tersebut, termasuk soal keuntungannya.
Bendahara Negara itu lantas mewanti-wanti agar para ahli di bidang keuangan tidak memfasilitasi kejahatan. Jika itu terjadi, Ani menyebut akan muncul malapetaka besar bagi masyarakat, perusahaan atau perorangan, dan negara.
"Mengawal itu berarti profesi keuangan harus punya kompetensi yang makin memadai, menata risiko, menyampaikan data secara akurat dan kredibel, serta memiliki integritas profesinya," tutup Ani.
(skt/sfr)Bola.com, Jakarta - Bermain tebak-tebakan lucu dalam sebuah hubungan diperlukan, apalagi saat pacarmu lagi ngambek atau dilanda stres.
Bermain tebak-tebakan lucu cukup menyenangkan dan bisa membuat kita dan pacarmu terhibur. Selain itu, dengan bermain tebak-tebakan lucu bisa membuat suasana hati pacarmu lebih rileks dan merasa nyaman.
Masalahnya adalah, tidak semua orang mahir membuat tebak-tebakan lucu buat pacar. Kalau kamu termasuk satu di antaranya, jangan patah semangat dulu.
Kamu bisa menyimak sederet contoh tebak-tebakan lucu buat pacar pada artikel ini yang bisa dijadikan referensi. Ada banyak referensi yang bisa kamu gunakan, dari yang romantis sampai yang garing.
Berikut ini 35 contoh tebak-tebakan lucu buat pacar, dijamin tertawa ngakak, disadur dari Merdeka, Senin (24/7/2023).
Berita video Gocek, penampilan apik dari Ricky Fajrin yang sumbang dua gol indah saat Bali United bungkam Arema FC 3-1.
1. Cecak apa yang bisa bikin mati? Cecak napas kalau melihat senyum manismu.
2. Kuda, kuda apa yang bikin seneng? Kudapat pacar sepertimu.
3. Kenapa Menara Pisa miring? Karena terpesona dengan senyumanmu.
4. Apa persamaan kamu sama JobStreet? Bawaannya sama-sama pengen ngelamar.
5. Mobil apa yang bikin galau? Mobilang sayang tapi bukan pacar, tembak tidak ya, tembak tidak ya.
6. Apa bedanya kamu sama kipas? Kipas bisa bikin angin, kalau kamu bisa bikin angen.
7. Tahu enggak, nasi uduk apa yang paling enak? Uduk berdua bersama kamu.
8. Cuka, cuka apa yang manis? Cuka sama kamu.
9. Bis apa yang bikin mabok? Bisikan sayang dari kamu.
10. Micin apa yang rasanya manis? Mi cinta you.
11. Apa bedanya kamu sama lukisan? Lukisan tambah lama tambah antik, kalau kamu tambah lama tambah cantik.
12. Bau apa yang paling sweet? Bau amis, amis you so much.
13. Kuping, kuping apa yang menjadi impian? Kupingin kamu menjadi istriku.
14. Kipas apa yang ditunggu-tunggu cewek? Kipastian untuk dilamar.
15. Elang apa yang ditakutkan orang yang lagi pacaran? Elang begitu saja tanpa kabar dan penjelasan.
16. Apa bedanya kamu sama garuda? Garuda di dadaku, kalau kamu di hatiku.
17. Minyak apa yang bikin mabuk? Minyaksikan kamu tersenyum.
18. Kera apa yang harus dimusnahkan? Keraguan untuk melamarmu.
19. Apa yang menyebabkan bintang jumlahnya berkurang dan tak indah lagi? Karena bintang terindah ada di matamu.
20. Kamu tahu istilah nasi sudah jadi bubur? Seperti itulah perasaanku yang dulunya sayang sekarang dah jadi cinta.
21. Kucing apa yang super romantis? Kucingta padamu.
22. Mandi apa yang enggak basah? Mandirikan rumah tangga bareng kamu.
23. Apa bedanya kamu dengan lukisan? Jika lukisan makin lama tambah antik. Kalau kamu makin lama tambah cantik.
24. Apa perbedaan kamu dengan modem? Modem terhubung ke internet. Kalau kamu terhubung ke hatiku.
25. Panda, panda apa yang bikin senang? Pandangin kamu terus setiap hari.
26. Jalan, jalan apa yang selalu mentok? Jalan hatiku yang mentok di hati kamu, iya kamu.
27. Bis, bis apa yang paling membahagiakan? Bisa nikah sama kamu.
28. Kamu tahu enggak kupas apa yang paling menyenangkan? Saat kupas-tikan kamu selalu berada di sampingku.
29. Malam apa yang paling indah? Malamar kamu.
30. Perang, perang apa yang bakal bikin kita berdampingan? Perangkat alat salat di waktu ijab kabul.
31. Awan apa yang membuatku bahagia? Awanna be with you.
32. Tinta apa yang tidak bisa luntur? Tintaku padamu.
33. Kamu tahu enggak malam malam apa yang menakutkan? Malam-malamku tanpa kamu.
34. Bis apa yang bikin mabuk? Bisikan sayang dari kamu.
35. Setan apa yang paling romantis? Setangkai bunga mawar kupersembahkan untukmu.
Disadur dari: Merdeka.com (Penulis: Edelweis Lararenjana. Published: 28/3/2021)
Dapatkan artikel contoh dari berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.

Polisi menangkap pelaku pembegalan yang telah beraksi di 11 tempat kejadian perkara (TKP) di Rembang. Pelaku beraksi dengan modus pura-pura mengabari kabar kecelakaan kepada calon korbannya.
Kedua pelaku yang ditangkap yakni Sholihin alias Jambul, sebagai eksekutor begal dan seorang penadah bernama Syuhada alias Agus. Selain kedua pelaku, polisi masih memburu dua anggota komplotan yang masih buron.
Kapolres Rembang AKBP Suryadi mengatakan pelaku begal ini mengaku sudah beraksi di 11 lokasi. Dari 11 TKP ini lokasinya berada di lingkup wilayah hukum Polres Rembang.
"Ke-11 lokasi kejadian itu di antara adalah satu di Desa Dasun, pelaku utamanya masih dalam pencarian satu orang atas nama RC. Kemudian 10 TKP lain yang di antaranya satu di Kecamatan Lasem yaitu di Desa Jolotundo di depan rumah. Hasilnya adalah satu unit sepeda motor Honda Beat. Modus hampir sama atau mirip-mirip," terang Suryadi saat memimpin jumpa pers di halaman Mapolres Rembang, Senin (24/7/2023).
Suryadi mengungkapkan modus yang dilakukan pelaku begal yaitu dengan berpura memberi tahu calon korban bahwa ada temannya yang mengalami kecelakaan. Setelah korban terjebak, pelaku kemudian merampas kunci motor korban.
"Lalu diajaklah calon korban ini untuk bersama-sama menuju lokasi kecelakaan. Pada proses itulah pelaku melakukan aksinya dengan merampas kunci kemudian bilang bahwa mau menjemput kawannya satu lagi dan motor tidak dikembalikan, dilarikan," beber Suryadi.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Heri Dwi Utomo mengungkap, saat diamankan pelaku begal sempat melakukan perlawanan. Oleh karenanya, polisi memberikan empat kali tembakan peringatan.
"Namun karena masih tetap melarikan diri, kami beri dua kali tembakan terarah," imbuh Heri.
Salah satu pelaku, Sholihin alias Jambul mengaku uang hasil membegal ia gunakan untuk bersenang-senang. Salah satunya dengan pesta miras.
"(Hasilnya) Untuk beli motor sama senang-senang. Ya senang-senang minum-minum," ujar tersangka Sholihin, saat ditanya wartawan.
Sementara itu, polisi masih akan melakukan pengembangan penanganan kasus, salah satunya memburu dua orang pelaku yang masih DPO.
Sedangkan, dua tersangka dijerat menggunakan Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya adalah kurungan penjara selama-lamanya tujuh tahun.
Simak Video "Hendak Bakar Mantan Istri, Pria di Pati Dibekuk Usai Melarikan Diri"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/ams)
[unable to retrieve full-text content] 5 Workshop Kerajinan Seru di Jakarta, Cocok Buat Healing Akhir Pekan-Gaya Hidup MetroTVNews.com ...