Keinginan para ilmuwan itu mengirimkan pesan radio model baru ke luar angkasa diungkap dalam sebuah catatan ilmiah yang ada di situs arXiv.org yang dibuat oleh Cornell University. Dalam catatan itu, sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Jason Jiang mengaku telah mengembangkan sebuah pesan radio terbaru yang bisa dipahami oleh alien.
Pesan radio yang mereka namakan Beacon in The Galaxy (BITG) itu diklaim merupakan pengembangan dari metode pesan bernama Arecibo yang dikembangkan pada 1974. Diketahui pada waktu itu Arecibo merupakan pesan gelombang radio yang diarahkan ke luar angkasa.
Baca juga : Gara-gara Bensin Lebih Murah, Warga Singapura Serbu SPBU Malaysia

Pesan itu meliputi 1679 bit, berukuran sekitar 210 byte, ditransmisikan dengan frekuensi 2380 MHz. Pesan Arecibo cenderung merupakan sebuah demonstrasi dari pencapaian teknologi manusia daripada upaya nyata untuk berkomunikasi dengan makhluk luar angkasa.
Seperti pesan Arecibo, Beacon in The Galaxy juga memiliki tujuan yang sama, berkomunikasi dengan makhluk luar angkasa. Diakui oleh Jason Jiang Beacon in The Galaxy merupakan pengembangan dari Arecibo.
"Dengan perkembangan dunia digital yang sangat cepat saat ini, kami bisa membuat pesan yang lebih baik dari Arecibo," ujar Jason Jiang.
Baca juga : Punya Mobil Mitsubishi, Ini Banjir Promo yang Ada di IIMS Hybrid 2022
from "buat" - Google Berita https://ift.tt/nxsL8Gj
via IFTTT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar