
Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana segera membuka saham PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) agar bisa melakukan rights issue.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan BEI memang sedang menelaah kemungkinan pembukaan gembok suspensi saham BUMN penerbangan itu. Pasalnya GIAA telah memenuhi beberapa persyaratan.
“Bursa dapat mempertimbangkan pembukaan suspensi saham Garuda dalam hal Perjanjian Perdamaian telah berkekuatan hukum tetap yakni telah terdapat putusan kasasi dari Mahkamah Agung dan seluruh kewajiban penyebab suspensi efek telah terpenuhi, termasuk juga pelaksanaan Public Expose Insidentil oleh Perseroan,” katanya Jumat (30/9/2022).
Selain itu, Nyoman menambahkan bahwa dalam keterbukaan informasi GIAA pada 11 Agustus 2022 juga telah dijelaskan bahwa rencana right issue baru akan dilaksanakan setelah adanya putusan Mahkamah Agung terhadap Permohonan Kasasi.
“[Akan tetapi] sampai dengan saat ini belum terdapat putusan kasasi dari Mahkamah Agung,” katanya.
Sementara itu, PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) menunggu hasil putusan kasasi dari Mahkamah Agung agar dapat melakukan rights issue pada awal Desember 2022 dalam rangka penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp7,5 triliun.
from "buat" - Google Berita https://ift.tt/wIMTnQV
via IFTTT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar