
Warga RT 10/RW 11 Gubeng Kertajaya VI B, Kelurahan Kertajaya, Surabaya mengaku tidak takut memprotes Ketua RT-nya yang merupakan anggota aktif TNI AL akibat ulahnya menutup portal jalan. Ketua RT tersebut menutup jalan untuk tempat parkir mobilnya.
"Angkatan Laut (AL). Kalau sekarang lagi dinas (kerja)," ujar salah satu warga, Junaedi kepada detikJatim, Selasa (17/10/2023) siang.
"Malah senang kami protes," sambungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, berbagai upaya protes telah dilakukan oleh warga karena geram dengan ulah Ketua RT yang menutup akses jalan dengan semena-mena.
Diketahui, penutupan jalan tersebut lantaran digunakan untuk lahan parkir mobil milik sang ketua RT. Padahal jelas-jelas tertera tulisan dilarang parkir di kawasan tersebut. Warga pun tentunya geram.
"Dia kasih pengumuman dilarang parkir, tapi dia sendiri parkir di sana," ungkap Junaedi.
Warga mengaku sudah berulangkali melakukan protes, namun seolah tak digubris. Akhirnya pada Senin (16/10/2023) malam hari mereka melakukan aksi serentak untuk protes agar Jalan Gubeng Kertajaya VI B kembali dibuka.
"Dari semalam ada Bu Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan perwakilan Pemkot juga akhirnya kembali dibuka tadi jam 6 pagi," tandas Junaedi.
Kini, akses Jalan Gubeng Kertajaya VI B menuju Jalan Dharmawangsa sudah kembali dibuka seperti sebelum pandemi COVID-19. Warga pun dapat kembali menggunakan akses jalan tersebut dari pagi pukul 06.00 WIB hingga ditutup pada malam hari pukul 22.00 WIB.
Simak Video "Seorang Pria Ngamuk Tak Terima Ada yang Main Rebana di Masjid Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/dte)
from "buat" - Google Berita https://ift.tt/Qs70UJz
via IFTTT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar