/data/photo/2024/05/17/664741867d12b.jpg)
KOMPAS.com - Iptu Rudiana, ayah Muhammad Rizky Rudiana alias Eki, meminta agar masyarakat tidak memperburuk keadaan dengan asumsi-asumsi yang justru membuat perasaan keluarga lebih sakit.
Seperti diketahui, Eki merupakan pacar Vina yang juga dibunuh anggota geng motor di Cirebon, Jawa Barat, pada tahun 2016.
Baca juga: Ayah Pacar Vina Muncul Beri Penjelasan, Sebut 8 Tahun Berusaha Tangkap Para Pembunuh
Sambil menangis, Rudi berharap masyarakat cukup mendoakan anaknya dan tidak berasumi macam-macam terkait kasus itu.
Baca juga: Kisah Tragis Vina Cirebon dan Kebrutalan Geng Motor Rekayasa Kematian
"Saya mohon kepada seluruh warga negara Indonesia, agar jangan membuat kami lebih sakit. Eki adalah anak kandung kami, yang mana menjadi korban daripada kelompok-kelompok yang kejam," kata Rudiana dalam video yang diunggah di akun Instagram @rudianabison, Jumat (17/5/2024).
Baca juga: Keluarga Vina Didatangi 2 Pria Misterius Sebelum Film Tayang, Takut Kasusnya Kembali Ramai
"Kami cukup yang mengalami. Selama delapan tahun saya berupaya untuk sabar. Saya mohon agar seluruh Indonesia bisa mendoakan anak saya supaya tenang dan juga para pelakunya bisa segera terungkap," kata Rudi menambahkan.
Rudi mengatakan, selama delapan tahun, dia tidak tinggal diam.
Bersama Polda Jawa Barat, Rudi terus mencari keberaaan tiga pembunuh Eki dan Vina yang hingga kini buron.
"Saya tidak diam, saya terus berupaya dan bekerja sama dengan Reskrim. Terbukti, beberapa kami amankan dan sisanya sedang kami perjuangkan untuk dilakukan pengungkapan," kata Rudi.
Sebelumnya diberitakan, polisi hingga kini belum mampu menangkap tiga anggota geng motor pembunuh Vina dan pacarnya, Eki.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan, penangkapan terkendala identitas asli para pelaku.
Sejak 2016, kata dia, saksi yang diperiksa polisi tidak mengetahui identitas asli tiga buron ini. Termasuk delapan orang rekan pelaku yang telah ditangkap dan divonis penjara.
Polisi berencana memeriksa kembali delapan pelaku yang kini telah divonis. (Penulis:Kontributor Kompas TV Cirebon, Muhamad Syahri Romdhon)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.from "buat" - Google Berita https://ift.tt/4NT61vP
via IFTTT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar