/data/photo/2024/06/07/6662921d42b96.png)
JAKARTA, KOMPAS.com- Aktris Widyawati akui butuh waktu lama untuk bisa ikhlas dan dulu sempat ada keinginan untuk membawa kasus kecelakaan yang merenggut nyawa suaminya, aktor Sophan Sophiaan ke jalur hukum.
Keinginan itu muncul karena Widyawati memang tak tahu pasti penyebab kecelakaan Sophan Sophiaan.
"Sampai sekarang orang tetap menduga-duga (penyebab kecelakaan)," kata Widyawati dikutip dari YouTube Ngobrol Asix.
"Saya pun awalnya sih sempat 'ayo kita permasalahin ini,'" imbuhnya.
Baca juga: Punya Nama Besar, Widyawati Tak Mau Titipkan Cucu untuk Jadi Artis
Tapi keinginan Widyawati itu dihentikan oleh anak-anaknya yang tak mau ibunya menghabiskan waktu berurusan dengan hukum.
"Anak-anak yang bilang 'Mama, enggak usah, enggak perlu.' Mereka bilang 'pengadilan di Atas, enggak usah mama,'" ujar Widyawati.
"Rencananya saya mau ke meja hijau. 'Ngapain? Buang tenaga, enggak usah,' dia bilang. Akhirnya saya ikutin anak-anak," sambungnya sambil tersenyum.
Memutuskan untuk tak memperpanjang kasus kecelakaan suaminya, Widyawati mengakui pada akhirnya butuh waktu lama untuk bisa ikhlas menerima kepergian Sophan Sophiaan.
Baca juga: Tetap Bugar di Usia 73 Tahun, Widyawati Jalani Pola Makan Sehat
"Saya buat ikhlas itu lama banget, saya enggak ikhlas. Orang bilang 'ikhlas Wid,' ikhlas di sini aja (mulut), di sini (hati) enggak," tutur Widyawati.
"Lama, sekitar dua tahun akhirnya saya ikhlas, saya bisa benar-benar lepasin semua," lanjutnya.
Widyawati mencoba ikhlas dengan berpikir bahwa memang itu sudah jalan dari Tuhan.
"Kalau saya tidak ikhlas, berarti saya mau menang sendiri, bahwa kita lupa, segala sesuatu itu sudah diatur sama yang di Atas, dia kecelakaan, jatuh," ucap Widyawati.
"Saya cuma bilang dalam hati saya bahwa 'oke ini adalah waktunya kamu, sarananya motor,' akhirnya saya bisa begitu, perlu proses semua," imbuhnya.
Untuk diketahui, Sophan Sophiaan mengembuskan napas terakhir setelah terjatuh dari Harley saat melintas di kawasan hutan Widodaren di perbatasan Ngawi, Jawa Timur dan Sragen, Jawa Tengah pada 17 Mei 2008.
Saat itu Sophan Sophiaan menjadi ketua event Jalur Merah Putih (JMP) 2008 yang diikuti 273 Harley Davidson.
Kecelakaan disebut terjadi setelah motor yang dikendarai Sophan Sophiaan jatuh karena adanya lubang sebesar roda motor Harley.
Sementara saat kecelakaan terjadi, Widyawati sedang berada dalam mobil yang juga mengikuti rombongan tersebut.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.from "buat" - Google Berita https://ift.tt/5apiM3E
via IFTTT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar